5 Keraguan yang Biasa Dirasakan oleh Calon Pengantin

Mar 25, 2021

5 Keraguan yang Biasa Dirasakan oleh Calon Pengantin

Pernikahan ialah komitmen panjang seumur hidup, yang akan mengubah kebiasaan dan cara hidup dalam keseharian. Sehingga tak jarang yang mendekati jelang hari H pernikahan kemudian timbul keraguan. Berikut ini ialah 5 Keraguan yang Biasa Dirasakan oleh Calon Pengantin.

Apakah Sudah Tepat Memilih Pasangan

Keraguan mengenai ketepatan dalam memilih pasangan bisa timbul pada saat mendekati waktu akad nikah. Jika ada ketidakcocokan sedikit saja untuk suatu hal yang sepele sekalipun akan bisa memunculkan kebimbangan dan bahkan bisa berakhir dengan pembatalan rencana pernikahan.

Hal ini karena pernikahan ialah komitmen seumur hidup sehingga idealnya ialah kemantapan hati telah dimiliki oleh masing-masing pasangan.

Takut Tak Bisa menjadi Diri Sendiri

Lalu ketakutan tak akan bisa menjadi diri sendiri juga bisa timbul. Apabila selama masa pendekatan lebih banyak hal-hal manis, sisi yang terbaik yang ditampilkan, maka pada kehidupan pernikahan hal itu tak bisa lagi.

Dalam kehidupan berumah tangga sangat sulit untuk bisa berpura-pura tidak menjadi diri sendiri. Semua kebiasaan, selera, pemikiran dan segala hal akan terungkap dalam kehidupan keseharian bersama. Hal tersebutlah lalu yang bisa timbul dan menjadi keraguan untuk melangsungkan pernikahan. Keraguan dan ketakutan ini timbul didasari juga oleh ketakutan jika mengecewakan pasangan.

Takut Tak Bisa Membahagiakan Pasangan dan Keluarga setelah Menikah

Ketakutan untuk tidak bisa membahagiakan pasangan dan keluarga pada saat setelah menikah juga bisa menimbulkan keraguan. Kehidupan pernikahan tak bisa lepas dari pergaulan dan kehidupan dengan keluarga besar pasangan masing-masing.

Bahkan seringkali adanya ungkapan bahwa menikah itu tak hanya dengan pasangan, tapi juga dengan keluarga besar pasangan. Keharusan untuk melakukan berbagai adaptasi penyesuaian diri dengan banyak orang yang juga saling berbeda-beda karakternya itu juga lalu bisa menimbulkan keraguan.

Berpisah dari Orang Tua dan Kehidupan Melajang

Perpisahan dengan orang tua atau kebiasaan hidup lama selama melajang juga bisa menimbulkan keraguan. Kekhawatiran kehilangan saat-saat menyenangkan selama menjalani kehidupan melajang termasuk kehidupan ketika masih tinggal bersama orang tua juga bisa menimbulkan keraguan.

Pihak calon mempelai laki-laki yang biasanya timbul kekhawatiran kehilangan kebebasan dan hal-hal menyenangkan selama hidup membujang. Sedangkan pihak calon mempelai wanita yang lebih sering takut kehilangan momen indah tinggal bersama orang tua setelah menikah. Hal seperti ini juga bisa menimbulkan keraguan. Pada intinya bayang-bayang kenangan indah masa lalu bisa juga menimbulkan keraguan. Bahkan masa lalu saat masih melajang itu bisa juga berupa godaan mantan.

Kesiapan Masalah Keuangan

Lalu yang bisa menimbulkan keraguan untuk melangkah lebih lanjut ke jenjang pernikahan itu ialah mengenai kekhawatiran terkait masalah keuangan. Takut akan mengalami berbagai masalah keuangan setelah menikah, yang segala sesuatunya harus ditanggung sendiri bersama pasangan setelah menikah.

Tak lagi bisa mengandalkan dan berharap bantuan keuangan dari orang tua. Harus bisa hidup secara mandiri. Di satu sisi jumlah kebutuhan akan meningkat setelah menikah.

Cara mengatasi berbagai keraguan tersebut ialah dengan mendekatkan diri pada Tuhan dan berdoa meminta kemantapan hati serta solusi terbaiknya. Lalu pikirkan kembali mengenai tujuan dari menikah, yang bisa lebih membahagiakan daripada masa lalu saat menjalani masa lajang sebelum menikah.

Kelelahan dan stres mempersiapkan segala sesuatu jelang acara pernikahan juga bisa memicu timbulnya keraguan. Supaya bisa berpikir jernih maka usahakan untuk beristirahat secara cukup dan jaga asupan gizi makanan. Lalu pikirkan kembali dengan matang segala sesuatunya.


Bagikan cerita ini

Ingin memiliki undangan pernikahan digital?

.wedew.id